Langsung ke konten utama

ELEMENT, COMPOUND, AND MIXTURES | UNSUR, SENYAWA, DAN CAMPURAN


   UNSUR, SENYAWA, DAN CAMPURAN   

Unsur

Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat dipecah lagi menjadi zat yang lebih sederhana melalui reaksi kimia. Sebuah unsur terdiri dari satu jenis atom. Ada 118 jenis unsur yang tercatat pada tabel periodik.


Penerapan Unsur dalam Kehidupan Sehari-hari 

-  Perhiasan
Dalam kehidupan sehari-hari, kebanyakan benda tidak dibentuk oleh satu unsur, melainkan gabungan dari beberapa unsur. Contoh benda hampir murni yang diterapkan dari unsur tersebut yaitu emas, intan, dan perak.
 
-  Benda-benda lainnya yang sering terlihat dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari merupakan gabungan. Contoh panci yang berada di dapur, terbuat dari aluminium sebagai unsur utamanya. Pagar besi di halaman rumah terbuat dari besi dan unsur lainnya 

Senyawa 

Senyawa adalah zat tunggal yang dapat dipecah menjadi zat-zat yang lebih sederhana melalui reaksi kimia. Senyawa tersusun dari beberapa unsur. Perbandingan massa unsur-unsur penyusun senyawa tetap dan tertentu. Sifat senyawa berbeda dengan sifat unsur-unsur penyusunnya.

Penerapan Senyawa dalam Kehidupan Sehari-hari
-  Garam
Penggunaan garam dapur sebagai penambah rasa asin untuk masakan. Garam merupakan senyawa NaCl yang dapat dipecah menjadi Natrium (Na) dan Klorin (Cl) melalui suatu reaksi kimia.

-  Air
Senyawa air tediri dari jutaan molekul air. Air terbentuk dari gabungan dua unsur yaitu oksigen dan hidrogen. Dalam penerapannya, air banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan merupakan komponen penting bagi penyokong kehidupan makhluk hidup. 

Campuran

Gabungan dari dua zat atau lebih dan masih memiliki sifat-sifat zat asalnya disebut dengan campuran. Campuran tersusun dari beberapa unsur atau senyawa dan dapat dipisahkan dengan reaksi fisika.  Campuran dapat berbentuk padat, cair, dan gas. Campuran dapat dibedakan menjadi dua yakni :

1) Campuran Heterogen
Campuran heterogen merupakan campuran dari dua zat atau lebih, dimana zat penyusunnya tidak sama, sehingga kedua zat tersebut masih bisa dibedakan partikel-partikelnya. Contoh dari campuran heterogen yaitu campuran tanah dengan air, campuran kue chip coklat, campuran minyak dengan air, dll.




2) Campuran Homogen
Campuran homogen adalah campuran yang terjadi antara dua zat atau lebih dengan partikel-partikel penyusun yang tidak dapat dibedakan lagi. Contoh dari campuran homogen yaitu campuran garam (zat terlarut) dengan air (zat pelarut) dinamakan sebagai larutan garam.

Macam-Macam Pemisahan Campuran

Pemisahan campuran merupakan zat yang dibuat dengan menggabungkan dua atau lebih zat yang berbeda tanpa adanya sebuah reaksi kimia. Karena banyaknya zat yang ada, pemisahan campuran dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu :

1) Filtrasi
Filtrasi merupakan metode untuk memisahkan cairan dengan padatan. Proses filtrasi dilakukan dengan menggunakan filter. Filter atau kertas saring digunakan untuk memisahkan cairan dengan padatan yang tidak dapat larut berdasarkan perbedaan ukuran partikel. Contoh dari filtrasi yaitu pemisahan kelapa dengan santan atau pemisahan bubuk kopi dengan air.

2) Dekantasi
Dekantasi merupakan metode yang sama dengan filtrasi yaitu memisahkan cairan dengan padatan.
Proses dekantasi dilakukan dengan cara menuang cairan secara perlahan sehingga padatan akan tertinggal di dalam wadah. Proses dekantasi memang lebih cepat daripada filtrasi, namun hasilnya kurang efektif karena ukuran zat padat masih lebih besar. Contoh dari dekantasi yaitu memisahkan air dengan pasir.

3) Sentrifugasi
Sentrifugasi merupakan metode yang digunakan untuk mengganti penyaring partikel padat yang halus dan jumlah campurannya lebih sedikit. Proses sentrifugasi ialah dengan cara memasukkan cairan ke alat sentrifugasi lalu partikel-partikel kecil yang ada akan megendap ke bawah dan cairan tersebut akan berubah wujud. Contoh dari sentrifugasi adalah pemisahan susu menjadi susu krim dan pemisahan bubuk kapur dari air.

4) Evaporasi
Evaporasi merupakan metode untuk memisahkan zat padat yang terlarut dari larutannya dengan berdasarkan titik didih. Proses evaporasi menggunakan teknik penguapan. Contohnya seperti siklus hujan. Larutan garam di laut akan menguap di bawah trik matahari dan meninggalkan garam.

5) Ekstraksi
Ekstraksi merupakan metode yang digunakan untuk memisahkan suatu zat berdasarkan perbedaan kelarutan zat terlarut di dalam pelarut yang berbeda. Proses ekstraksi dilakukan dengan cara penyarian. Contoh dari ekstraksi yaitu proses mengekstrak jus dari tanaman.

6) Distilasi
Distilasi merupakan metode pemisahan campuran zat cair dari larutannya berdasarkan titik didih. Proses distilasi dilakukan dengan cara penyulingan. Larutan dipanaskan lalu komponen titik didih yang lebih rendah akan menguap. Contoh dari distilasi yaitu pemisahan air tawar dengan air laut dan pemisahan minyak bumi.

7) Sublimasi
Sublimasi merupakan metode pemisahan campuran pada sesama zat padat berdasarkan perubahan zat. Perubahan sublimasi dilakukan dengan cara menyublim. Zat padat yang menyublim akan berubah wujud menjadi gas atau malah sebaliknya lalu dipisahkan dengan zat padat yang tidak bisa menyublim. Contohnya yaitu memisahkan pasir dari kapur barus.

8) Rekristalisasi
Rekristalisasi merupakan metode pemisahan campuran dengan cara mengkristalkan atau mengendapkan zat terlarut dalam larutan yang awalnya berupa cairan. Proses rekristalisasi menggunakan suhu rendah untuk membuat cairan yang mengendap atau dengan cara melarutkan kristal dalam pelarut kemudian mengkristalkan kembali. Contoh rekristalisasi yaitu proses pembuatan garam yang dilakukan penambang di tepi pantai.

9) Corong Pisah
Corong pisah merupakan alat yang digunakan untuk memisahkan 2 cairan yang tidak bisa larut. Cara kerja corong pisah dengan memasukkan dua cairan kemudian dibiarkan berdiri beberapa saat hingga membentuk dua lapisan dengan cara terpisah. Contoh yang menggunakan corong pisah yaitu memisahkan air dengan minyak.

10) Kromatografi
Kromatografi merupakan metode pemisahan campuran yang terjadi karena perbedaan kelarutan zat-zat dalam pelarut. Cara kerja kromatografi yaitu suatu zat akan lebih dahulu larut dalam pelarut dan berabsorbsi kemudian akan bergerak lebih cepat. Contoh kromatigrafi biasanya dilakukan untuk menguji bahan pewarna yang digunakan pada makanan atau untuk menguji tinta yang digunakan pada pemalsuan dokumen.











Referensi : 

Komentar